REJANG LEBONG – Kepala Desa Air Meles Bawah, Kecamatan Curup Timur, Kabupaten Rejang Lebong, Projo, menyampaikan aspirasi kepada anggota DPRD Kabupaten Rejang Lebong saat kegiatan reses Daerah Pemilihan (Dapil) IV yang berlangsung di Kantor Desa Air Meles Bawah, Minggu (25/01/2026).
Dalam forum reses tersebut, Projo menyoroti dampak kebijakan efisiensi anggaran yang berimbas langsung pada Dana Desa (DD). Ia menyebut pemangkasan anggaran membuat ruang gerak pemerintah desa menjadi sangat terbatas.
“Dana Desa yang sebelumnya hampir mencapai satu miliar rupiah, saat ini berkurang hingga sekitar 200 juta rupiah. Kondisi ini tentu sangat mempengaruhi pelaksanaan program dan pembangunan di desa,” ujar Projo.
Ia menjelaskan, dengan anggaran yang terbatas, tidak seluruh pembangunan fisik yang menjadi harapan masyarakat dapat direalisasikan. Oleh karena itu, ia meminta perhatian dan pemahaman dari anggota DPRD terkait kondisi riil pemerintahan desa saat ini.
“Kalau anggaran masih besar, pembangunan fisik bisa kami penuhi. Namun dengan anggaran yang jauh berkurang, tentu kami harus menyesuaikan,” jelasnya.
Melalui reses tersebut, Projo berharap anggota DPRD dapat membantu menyampaikan kepada masyarakat bahwa pemangkasan Dana Desa merupakan kebijakan yang harus dipahami bersama agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tingkat bawah.
“Kami berharap anggota dewan dapat menyampaikan kepada masyarakat, supaya tidak ada anggapan Dana Desa masih seperti dulu. Saat ini sudah ada pemangkasan anggaran,” tegasnya.
Selain persoalan anggaran, Projo juga menyampaikan aspirasi terkait dukungan desa terhadap program Koperasi Merah Putih. Menurutnya, tidak semua desa dan kelurahan di Kabupaten Rejang Lebong memiliki aset tanah sebagai penunjang program tersebut.
“Di Rejang Lebong ini, tidak semua desa atau kelurahan memiliki aset tanah. Ini juga perlu menjadi perhatian,” ungkapnya.
Meski demikian, ia menyampaikan bahwa Desa Air Meles Bawah telah memiliki lahan untuk mendukung Koperasi Merah Putih dan saat ini pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih (KMP) sedang berlangsung. “Untuk Desa Air Meles Bawah, alhamdulillah lahan sudah tersedia dan pembangunan Gedung KMP sedang berjalan,” tutup Projo. (Jk)
