Hidupkan Ekskul, SMPN 3 Rejang Lebong Tarik Minat Siswa di SPMB 2026

Plt. Kepala SMP Negeri 3 Rejang Lebong, Meidio, M.Pd (foto; joko/nuansabengkulu.com)

REJANG LEBONG – Menyambut Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026–2027, SMP Negeri 3 Rejang Lebong mulai melakukan berbagai persiapan, termasuk strategi promosi sekolah.

Plt. Kepala SMP Negeri 3 Rejang Lebong, Meidio, M.Pd, menyampaikan bahwa pihak sekolah telah mengajukan sebanyak 9 rombongan belajar (rombel) untuk tahun ajaran mendatang.

“Untuk persiapan SPMB, kami sudah melakukan berbagai langkah, termasuk promosi sekolah. Kami juga sudah menghidupkan kembali seluruh kegiatan ekstrakurikuler sebagai daya tarik bagi calon siswa,” ujar Meidio, Selasa (07/04/2026) di ruangannya.

Menurutnya, penguatan kegiatan ekstrakurikuler menjadi nilai jual tersendiri bagi sekolah. Hal ini karena pendidikan tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pengembangan minat dan bakat siswa.

“Anak-anak tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga bisa mengembangkan diri melalui ekskul. Ini yang kami tonjolkan agar minat siswa meningkat,” tambahnya.

Dalam SPMB nanti, terdapat beberapa jalur penerimaan, yaitu jalur prestasi, afirmasi, dan zonasi.
Untuk jalur prestasi, dijelaskan bahwa penilaian dapat berasal dari akademik maupun non-akademik. Prestasi akademik dilihat dari nilai rapor dan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SD. Sedangkan non-akademik mencakup berbagai bidang seperti silat, renang, voli, sepak bola, futsal, hingga karate.

Sementara itu, jalur afirmasi diperuntukkan bagi siswa dengan kondisi tertentu, termasuk perpindahan orang tua. Misalnya, orang tua yang pindah tugas ke wilayah Kecamatan Curup Timur, Talang Ulu, Sambirejo, maupun Sukaraja, tetap memiliki peluang untuk mendaftar di sekolah tersebut.

Adapun untuk jalur zonasi, hingga saat ini pihak sekolah masih menunggu pembagian resmi dari Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS). Namun, berkaca dari tahun sebelumnya, wilayah zonasi mencakup Talang Ulu hingga Sukaraja dan Air Meles Bawah.

“Kami berharap tahun ini siswa dari wilayah Curup Timur dan sekitarnya bisa berminat masuk ke SMPN 3 Rejang Lebong,” harap Meidio.

Ia juga optimistis terjadi peningkatan minat siswa tahun ini. Menurutnya, berbagai pembenahan terus dilakukan, baik dari sisi kegiatan sekolah maupun fasilitas.

“Sekolah ini termasuk sekolah lama yang dulu sangat diminati. Kami terus berbenah agar kepercayaan masyarakat kembali meningkat,” ungkapnya.

Terkait jadwal pelaksanaan SPMB, diperkirakan akan dimulai pada Juni atau Juli 2026. Namun demikian, pihak sekolah masih menunggu edaran resmi dari Dinas Pendidikan.

“Untuk jadwal pastinya kami masih menunggu petunjuk resmi dari dinas,” tutupnya. (Jk)

Exit mobile version