Rejang Lebong Berita meninggalnya seorang narapidana di Lapas Kelas IIA Curup, atas nama Frans, warga Embong Ijuk, Kabupaten Kepahiang, merebak di media sosial dan menimbulkan beragam spekulasi. Menanggapi hal ini, Kepala Pengamanan Lapas (KPLP) Kelas IIA Curup, Aditya Rheza, angkat bicara untuk meluruskan informasi yang beredar.
Menurut Aditya, narapidana atas nama Hardian pranata (Frans) merupakan salah satu tamping (narapidana pembantu) terbaik di lapas tersebut. Ia menjelaskan bahwa almarhum memang dalam kondisi sakit sebelum meninggal dunia.
“Almarhum adalah tamping terbaik kami, almarhum meninggal dunia di IGD RSUD Curup dikarenakan sakit dan mendapatkan perawatan serta didampingi oleh pihak keluarga,” ungkapnya.
“Saya tegaskan, tidak ada pemukulan atau tindak kekerasan terhadap korban,” tegas Aditya saat dikonfirmasi, Senin (5/5) melalui via whatsapp
Pernyataan tersebut turut oleh seorang narapidana yang menjadi saksi dan enggan disebutkan namanya. Ia mengungkapkan bahwa saat terakhir kali melihat Frans, kondisinya memang dalam keadaan sakit.
“Memang korban lagi sakit, kami semua tahu itu,” ujar napi tersebut.
Pihak Lapas menyatakan siap bekerja sama jika dibutuhkan untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut, serta berharap masyarakat tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. (Jk)
