Kepala Sekolah Baru Dilantik, Pendidikan Rejang Lebong Didorong Lebih Inovatif

Sekretaris Daerah Kabupaten Rejang Lebong, Iwan Badar (foto; joko/nuansabengkulu.com)

REJANG LEBONG – Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pimpinan Tinggi Pratama serta guru dalam tugas tambahan sebagai kepala sekolah, Selasa (03/02/2026), di Ruang Pola Pemkab Rejang Lebong.

Sekretaris Daerah Kabupaten Rejang Lebong, Iwan Badar, dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi, termasuk di lingkungan pendidikan. Menurutnya, penyegaran diperlukan guna membangun dunia pendidikan yang lebih baik ke depan.

“Dan memang itulah kenyataan, hal yang biasa dalam sebuah organisasi, penyegaran dalam dunia pendidikan. Seperti perintah Bupati, kita tetap harus membangun dunia pendidikan ini sebaik-baik mungkin. Dengan segala keterbatasan, kita tetap optimis,” ujar Iwan Badar.

Ia menjelaskan, saat ini terdapat 23 sekolah yang mengalami pergantian kepala sekolah, sementara masih ada sejumlah sekolah yang dipimpin oleh Pelaksana Tugas (PLT). Proses pelantikan kepala sekolah definitif, kata dia, dilakukan secara bertahap karena harus melalui prosedur administrasi yang ketat.

“Mutasi kali ini tidak seperti biasanya. Prosesnya harus melalui tahapan, kita harus menyurati BKN terlebih dahulu untuk meminta pertimbangan teknis,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rejang Lebong, Zakaria, mengungkapkan bahwa masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah di sektor pendidikan, khususnya terkait pengisian jabatan kepala sekolah yang masih berstatus PLT.

“Alhamdulillah, masih banyak PR kita. Masih ada beberapa PLT kepala sekolah yang belum dilantik. Insya Allah, dalam waktu dekat akan kita susul pelantikan berikutnya karena saat ini masih dalam tahap pemetaan ulang,” kata Zakaria.

Ia menambahkan, Disdikbud juga akan membuka pendaftaran Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) melalui Ruang GTK pada Platform Merdeka Mengajar (PMM), sehingga para guru yang memenuhi syarat dapat mengikuti proses seleksi secara terbuka.

Dalam kesempatan tersebut, Zakaria juga menyampaikan harapan dan imbauan kepada para kepala sekolah yang baru dilantik agar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.

“Laksanakan sumpah dan janji yang telah diikrarkan. Miliki integritas tinggi, loyalitas tinggi, dan etos kerja yang kuat. Harapan kita, pendidikan di Rejang Lebong bisa lebih maju lagi,” tegasnya.

Ia juga mendorong para kepala sekolah untuk berinovasi dan menciptakan lingkungan sekolah yang menyejukkan, nyaman, dan menyenangkan, sehingga anak-anak merasa betah dan merindukan sekolah.

“Sekolah jangan menjadi tempat yang menakutkan. Anak-anak harus senang, nyaman, dan rindu untuk datang ke sekolah. Itu harapan kita bersama,” pungkasnya. (Jk)

Exit mobile version