Gebyar Semarak Merah Putih Digelar 1–10 November, Pemkab RL Siapkan Beragam Event

Kepala Dinas Pariwisata Rejang Lebong, Riki Irawan, S.Sos., M.Si (foto; joko/nuansabengkulu.com)

REJANG LEBONG – Persiapan pelaksanaan Gebyar Semarak Merah Putih di Kabupaten Rejang Lebong yang akan digelar 1 hingga 10 November 2026 mendatang dinyatakan sudah matang. Saat ini, panitia tinggal memasuki tahap pelaksanaan berbagai rangkaian kegiatan yang telah disiapkan.

Kepala Dinas Pariwisata Rejang Lebong, Riki Irawan, S.Sos., M.Si., mengatakan Dinas Pariwisata ditunjuk sebagai koordinator seluruh rangkaian kegiatan di daerah tersebut. Pelaksanaannya dilakukan dengan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

“Kalau di Dinas Pariwisata itu ditunjuk sebagai koordinator. Jadi seluruh kegiatan dibagi, masing-masing bidang atau OPD bertanggung jawab terhadap kegiatan yang telah dibuat. Kegiatan yang dibuat itu lebih cenderung ke tupoksi masing-masing,” ujar Riki, Selasa (29/09/2026)

Ia menjelaskan, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) akan menggelar sejumlah kegiatan olahraga. Sementara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) lebih fokus pada Festival Drumband tingkat SD, SMP, SMA dan SMK.

Kemudian Kesbangpol akan menangani kegiatan baris-berbaris dan kreasi. Sedangkan kegiatan UMKM akan dikoordinasikan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).

“Jadi kita berbagi tugas sesuai dengan tupoksi masing-masing. Untuk mengkoordinir seluruhnya ditunjuk Dinas Pariwisata di bawah naungan Asisten I,” jelasnya.

Khusus Dinas Pariwisata, sejumlah agenda yang disiapkan di antaranya festival musik, cipta lagu daerah serta aransemen lagu daerah.

Riki menyebutkan, sejauh ini persiapan pelaksanaan kegiatan sudah cukup matang dan tinggal memasuki tahap action.
“Kalau sampai sekarang ini tinggal action saja lagi, karena persiapan sudah matang. Insya Allah sudah matang, tinggal action-nya lagi,” katanya.

Bupati Rejang Lebong juga telah berkomunikasi langsung dengan event organizer (EO) yang ditunjuk Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk melaksanakan kegiatan di Kabupaten Rejang Lebong.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut merupakan agenda Pemerintah Provinsi Bengkulu yang pelaksanaannya melibatkan daerah. Salah satu tujuan utamanya adalah mendorong pergerakan ekonomi masyarakat.

“Ini kan kegiatan provinsi, yang meramaikannya kita di daerah, supaya ada pergerakan ekonomi. Multi efeknya pasti ada di situ, itu harapan kita,” ungkap Riki.

Untuk peserta, lanjutnya, antusiasme sejauh ini cukup baik. Dengan adanya pengumuman kegiatan sejak jauh hari, diharapkan para peserta memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri.

“Antusias peserta lumayan. Mudah-mudahan dengan semakin kita umumkan lebih jauh hari, persiapan dari peserta juga lebih matang lagi,” ujarnya.

Gebyar Semarak Merah Putih tersebut akan berlangsung selama 10 hari, mulai 1 hingga 10 November 2026. Kegiatan akan diawali dengan opening ceremony dan ditutup dengan closing ceremony.

Selama pelaksanaan, berbagai kegiatan akan mengisi agenda tersebut, mulai dari kebudayaan, etnik, olahraga hingga seni.
Riki juga mengajak masyarakat Rejang Lebong untuk ikut mendukung dan menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan. Menurutnya, keberadaan kegiatan tersebut diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

“Harapan kita masyarakat mendukung kegiatan ini, karena ini juga untuk masyarakat. Mudah-mudahan bisa menggerakkan ekonomi masyarakat,” harapnya.

Selain itu, terdapat rencana menghadirkan Ustaz Abdul Somad (UAS) untuk mengisi ceramah pada 31 Oktober 2026 atau sehari sebelum pembukaan Gebyar Semarak Merah Putih.
Namun, Riki menegaskan rencana tersebut masih dalam tahap pembahasan dan belum menjadi agenda final.

“Mudah-mudahan tidak ada halangan, mungkin tanggal 31 Oktober ada Ustaz Somad. Ini masih obrolan dulu, masih digodok. Harapan kita ada untuk mengawali acara tanggal 31 Oktober, kemudian tanggal 1 November kita pembukaan Semarak Merah Putih,” pungkasnya. (Jk)

Exit mobile version