Bengkulu – Kolaborasi antara pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT PLN (Persero) melalui Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) telah mewujudkan penyambungan listrik secara cuma-cuma bagi 750 keluarga di Provinsi Bengkulu. Penyaluran bantuan ini dilaksanakan secara bertahap di dua kabupaten dalam wilayah tersebut.
Sebanyak 277 keluarga di Desa Tanjungan, Kecamatan Seluma, Kabupaten Seluma menerima sambungan listrik pada. Selanjutnya, sebanyak 473 keluarga di Kabupaten Lebong juga mendapatkan manfaat yang sama sehari kemudian, tepat.
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyampaikan apresiasi yang tinggi atas sinergi yang terjalin baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun PLN dalam mempercepat pemerataan akses energi listrik bagi masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi kerja sama ini. Program penyambungan listrik gratis ini membuktikan bahwa ketika pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara berjalan beriringan, manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Listrik bukan sekadar alat penerangan, tetapi menjadi fondasi penting untuk meningkatkan kualitas hidup dan membuka peluang kemajuan,” ujar Helmi Hasan.
Program BPBL sendiri merupakan inisiatif dari Kementerian ESDM sebagai wujud nyata kehadiran negara untuk membantu masyarakat yang selama ini belum memiliki akses listrik secara mandiri. Momen penyalaan simbolis dilakukan di salah satu rumah penerima manfaat, ditandai dengan pemasangan alat pengukur listrik dan penyalaan instalasi secara langsung. Momen tersebut disambut penuh rasa syukur dan tepuk tangan oleh warga yang hadir.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa pemerataan akses listrik menjadi prioritas utama perseroan dalam mendukung terwujudnya pembangunan yang berkeadilan. Ia menyatakan kesiapan penuh PLN untuk menyukseskan program ini sesuai arahan pemerintah.
“Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, kami siap bekerja secara maksimal mendukung Program BPBL. Bagi PLN, listrik adalah fondasi untuk mempercepat pemerataan pembangunan, menggerakkan roda perekonomian, membuka lapangan kerja, serta membantu mengentaskan kemiskinan. Kami akan memastikan seluruh warga tanpa terkecuali dapat menikmati akses listrik yang layak,” jelas Darmawan.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatra Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) Adhi Herlambang menambahkan bahwa pelaksanaan program ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan PLN untuk terus meningkatkan rasio elektrifikasi serta kesejahteraan masyarakat.
“PLN di wilayah Bengkulu terus berupaya memastikan tidak ada satu pun warga yang tertinggal dalam mendapatkan akses energi. Program BPBL ini adalah bukti nyata kehadiran negara melalui PLN untuk menghadirkan energi yang adil dan merata. Listrik yang andal akan menjadi dasar bagi peningkatan taraf hidup sekaligus pendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tutup Adhi. (Adv)
