Kaur, 25 Juli 2026 – Wakil Bupati Kaur, Abdul Hamid, S.Pd.I secara resmi membuka Turnamen Mini Soccer Awat Mata Cup VI yang berlangsung di Lapangan Desa Awat Mata, Kecamatan Semidang Gumay, Sabtu (25/7). Kegiatan ini akan berlangsung selama lima hari hingga 29 Juli 2026 dan diikuti oleh 51 tim yang berasal dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Semidang Gumay.
Upacara pembukaan berjalan meriah dan dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Kaur, tokoh masyarakat, perangkat desa, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), perwakilan Karang Taruna, serta warga yang memadati lokasi pertandingan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Abdul Hamid memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi antara Pemerintah Desa Awat Mata, Karang Taruna, dan mahasiswa KKN yang telah menyelenggarakan turnamen ini sebagai sarana pembinaan generasi muda.
Menurutnya, ajang olahraga semacam ini tidak hanya sekadar mencari juara, melainkan harus mampu memberikan manfaat yang lebih luas baik dari sisi sosial maupun ekonomi bagi masyarakat setempat.
“Kegiatan ini jangan hanya sebatas turnamen. Kita berharap kegiatan seperti ini mampu memberikan dampak sosial dan ekonomi. Dengan hadirnya peserta dan penonton akan terjadi perputaran ekonomi masyarakat sehingga para pedagang dan pelaku UMKM ikut merasakan manfaatnya. Selain itu, turnamen ini juga menjadi hiburan bagi masyarakat serta mempererat silaturahmi dan persaudaraan,” ujar Abdul Hamid.
Ia juga menyampaikan apresiasi khusus kepada mahasiswa KKN yang turut terlibat aktif dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Pengabdian di tengah masyarakat, kata dia, merupakan bagian penting dari proses pembelajaran mahasiswa.
“Di kampus mahasiswa belajar teori, tetapi ketika berada di tengah masyarakat mereka belajar bagaimana bersosialisasi, berkolaborasi, dan mengabdi. Pengalaman seperti ini akan menjadi bekal ketika nantinya terjun langsung ke masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, Wakil Bupati mengingatkan seluruh peserta untuk senantiasa menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung. Ia meminta setiap tim mematuhi kesepakatan dalam rapat teknis, menghormati keputusan wasit, serta mampu mengendalikan emosi di lapangan.
“Jangan sampai turnamen ini dicederai oleh tindakan yang tidak sportif. Bermainlah dengan fair play, hormati keputusan wasit, dan saya minta para manajer tim mengingatkan pemain apabila mulai kehilangan kontrol di lapangan. Mari kita jaga silaturahmi dan sukseskan turnamen ini dengan aman, tertib, serta penuh sportivitas,” tegasnya.
Wabup berharap, turnamen ini tidak hanya melahirkan tim terbaik, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persaudaraan antardesa, meningkatkan karakter olahraga generasi muda, menggerakkan perekonomian warga, serta menghadirkan hiburan yang positif.
Sementara itu, Kepala Desa Awat Mata, Taspin Hadman dalam laporannya menyampaikan bahwa ajang tahun ini merupakan hasil kerja sama Pemerintah Desa Awat Mata, Karang Taruna, dan mahasiswa KKN Kelompok 175 dengan mengusung tema “Bersatu dalam Sportivitas, Bertanding dengan Integritas”.
“Melalui tema ini kami ingin menunjukkan bahwa olahraga bukan hanya soal menang dan kalah, tetapi bagaimana membangun persatuan, menjunjung tinggi sportivitas, serta bertanding dengan penuh integritas,” ujar Taspin.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen ini. (eko)
