Rejang Lebong – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah, khususnya di bidang lingkungan dan ketahanan pangan, dengan turut berpartisipasi dalam Program Nasional Penanaman Seribu Pohon Kelapa. Kegiatan ini merupakan inisiasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) dan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia pada Rabu (9/9). Pusat acara dipimpin langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, di Nusakambangan.
Sebagai bagian dari kegiatan tersebut, Lapas Curup melaksanakan penanaman pohon kelapa di lahan kosong milik lembaga yang berada di Desa Air Bening, Kecamatan Bermani Ulu Raya. Aksi penanaman dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Curup, David Rosehan, bersama seluruh jajaran pegawai.
Dalam sambutannya, David Rosehan menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar menanam pohon, tetapi juga langkah nyata untuk memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. “Ini adalah bentuk dukungan kami terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan. Kegiatan ini juga sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo, di mana kemandirian pangan menjadi salah satu fokus utamanya,” ungkapnya.
Menurut David, pohon kelapa dipilih karena memiliki nilai ekonomis yang tinggi serta manfaat jangka panjang, baik dari sisi hasil buah maupun pengolahan turunannya. Ia berharap, penanaman ini dapat menjadi modal produktif yang bukan hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga memberi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Selain itu, program ini juga mendukung visi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Lapas Curup bersama jajaran pemasyarakatan bertekad menjadikan kegiatan ini sebagai warisan positif yang bisa dirasakan oleh generasi mendatang.
“Kami berharap, dengan menanam pohon kelapa ini, kami tidak hanya berkontribusi pada lingkungan, tetapi juga membantu menciptakan sumber daya ekonomi dan pangan yang berkelanjutan,” tambah David.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat yang menilai langkah Lapas Curup tersebut sebagai bukti nyata sinergi antara lembaga pemerintah dan masyarakat dalam menjaga lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. (Jk)
