Kaur – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kaur, Antoni Pestaria, SE, M.Si melakukan audiensi dengan Bupati Kaur guna membahas persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Pertemuan yang berlangsung pada Kamis (2/4/2026) di ruang kerja Bupati Kaur tersebut menjadi langkah awal memperkuat koordinasi antara BPS dan Pemerintah Kabupaten Kaur dalam menyukseskan agenda nasional tersebut.
Dalam audiensi itu, Kepala BPS Kaur memaparkan rencana teknis pelaksanaan sensus, termasuk tahapan kegiatan serta kebutuhan dukungan dari pemerintah daerah agar pelaksanaan di lapangan berjalan lancar.
“Sensus Ekonomi ini sangat penting sebagai dasar perencanaan pembangunan ke depan. Kami berharap dukungan penuh dari pemerintah daerah agar pelaksanaannya dapat berjalan optimal,” ujar Antoni.
Ia menjelaskan, Sensus Ekonomi yang akan dilaksanakan pada Mei hingga Juli 2026 tersebut bertujuan untuk memperoleh gambaran menyeluruh terkait kondisi dan potensi ekonomi masyarakat.
“Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi rujukan utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Kaur, Gusril Pausi, S.Sos, MAP menyambut baik pelaksanaan sensus tersebut dan menyatakan komitmen penuh pemerintah daerah untuk mendukung kegiatan BPS.
“Kami menyambut baik pelaksanaan Sensus Ekonomi ini dan siap memberikan dukungan penuh agar kegiatan ini berjalan lancar di Kabupaten Kaur” ungkap Gusril.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan sensus dengan memberikan data yang akurat.
“Kami mengajak masyarakat untuk berperan aktif dan memberikan data yang benar. Data yang akurat sangat penting agar kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran dan berkelanjutan,” tegasnya.
Bupati berharap melalui sinergi yang terjalin antara BPS dan pemerintah daerah, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Kaur dapat berjalan sukses serta menghasilkan data yang valid dan berkualitas.
“Data tersebut nantinya diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah yang lebih terarah, inklusif, dan berkelanjutan” Tandas Bupati
Dalam pertemuan tersebut, turut dibahas berbagai aspek teknis lainnya, termasuk metode pendataan, jadwal pelaksanaan, serta peran perangkat daerah dalam mendukung kelancaran sensus di lapangan.
