Budidaya Ikan Bioflok dan Ayam Petelur Jadi Gebrakan Babinsa Kampung Baru

Babinsa Desa Kampung Baru, Serka M. Ali (foto: joko/nuansabengkulu.com)

Rejang Lebong – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah, Babinsa Desa Kampung Baru, Serka M. Ali, mengembangkan program budidaya ikan sistem bioflok serta peternakan ayam petelur di Desa Kampung Baru, Kecamatan Selupu Rejang.

Serka M. Ali mengatakan program tersebut mendapat dukungan penuh dari Dandim 0409/Rejang Lebong setelah dipaparkan sebagai salah satu inovasi ketahanan pangan di wilayah binaannya.

“Program ketahanan pangan Desa Kampung Baru ini sudah saya sampaikan kepada Pak Dandim dan Alhamdulillah didukung penuh. Program ini memang kami jalankan untuk masyarakat Desa Kampung Baru,” ujarnya, Rabu (01/07/2026)

Ia menjelaskan, program yang dijalankan meliputi peternakan 48 ekor ayam petelur serta budidaya ikan nila dan ikan lele menggunakan sistem bioflok. Program ini bertujuan meningkatkan ketersediaan pangan sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Menurutnya, apabila harga telur di pasaran mencapai sekitar Rp58 ribu per-karpet, hasil peternakan nantinya akan dijual kepada warga dengan harga sekitar Rp45 ribu hingga Rp50 ribu per-karpet. Begitu pula dengan ikan, yang di pasaran dijual sekitar Rp35 ribu per kilogram, akan dipasarkan kepada warga Desa Kampung Baru dengan harga Rp28 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram.

Serka M. Ali juga menjelaskan, Untuk perkembangan budidaya, ikan nila telah dipelihara selama sekitar tiga bulan dengan jumlah awal 3.500 bibit dan saat ini sebenarnya sudah siap dipanen. Namun, panen direncanakan dilakukan bersamaan dengan ikan lele sekitar Oktober hingga November mendatang.

Sementara itu, budidaya ikan lele baru berjalan sekitar tiga minggu dengan jumlah sekitar 2.000 bibit. Hingga kini tidak ada kendala berarti dalam proses pemeliharaan, hanya terdapat kematian satu hingga dua ekor yang masih tergolong normal.

Serka M. Ali berharap program bioflok dan peternakan ayam petelur ini dapat terus berkembang serta menjadi salah satu upaya nyata mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus menekan harga pangan di tingkat desa.

“Intinya program ini untuk kepentingan masyarakat, khususnya warga Desa Kampung Baru. Mudah-mudahan program bioflok ikan lele dan ikan nila ini berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutupnya. (Jk)

Exit mobile version