Kaur  

DPRD Kaur Bahas Persoalan Lahan Gerai Kopdes Merah Putih

Dengan banyaknya desa yang belum memiliki Gerai Kopedi Merah Putih di Kabupaten Kaur. Senin 23 Februari 2026, DPRD Kaur bersama Forum Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Kabupaten Kaur melaksanakan audiensi. Kegiatan bertempat di ruang rapat lokasi II DPRD Kaur. Kegiatan ini dipimpin Ketua DPRD Kaur Januardi dengan menghadirkan perwakilan Kodim 0408 BS Kaur Mayor Inf Henry Binsar Marpaung, Tim Business Assistant (BA) KDKMP Kemenkop, dan sejumlah OPD lain.

Audiensi yang dilaksanakan bertujuan untuk mendengarkan permasalahan pembentukan Gerai KDKMP di Kabupaten Kaur yang saat tengah mengalami keterlambatan. Kendala utamanya adalah, ketersediaan lahan yang memang cukup terbatas. Pertemuan dengan DPRD Kaur bertujuan untuk menengadahi kendala tersebut

“Audensi yang dilaksanakan untuk mengetahui hal-hal terkait dengan progres Gerai Koperasi Merah Putih. Selain itu, memberikan wadah kepada Forum KDKMP Kabupaten Kaur agar lebih jelas dalam hal koperasi merah putih,” kata ketua DPRD Kaur.

Dikatakannya, Gerai Koperasi Merah Putih program pemerintah pusat, maka dari itu perlu dukungan semua pihak.

Sementara itu, Pabung Mayor Inf Henry Binsar Marpaung mengatakan, pembangunan dilakukan oleh pihak PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) bersama TNI. Dia menegaskan, hal ini hanya melakukan pengawasan. Namun apabila ada kendala, pihaknya akan melakukan koordinasi dan komunikasi untuk mencarikan solusi terkait dengan permasalahan tersebut.

“Berkaitan dengan teknis bersama PT Agrinas itu langsung dikomandoi oleh Dandim terkait usulan lahan yang mengalami kendala akan disampaikan,” ucapnya.

Di sisi lain, Koordinator Business Assistan KDKMP Kemenkop untuk Kaur, Julianto, S.I.Kom, menyebut bahwa saat ini ada 60 titik yang sudah dibangun oleh pihak Agrinas Pangan Nusantara. Total lahan yang diinput oleh BA itu sebanyak 143 titik menyebar di 15 kecamatan Kabupaten Kaur.

“Jadi masih banyak lahan yang belum dibangun ada beberapa kendala mulai dari kemiringan lahan tidak datar perlu penggalian ada juga yang ukurannya kurang bahkan surat-menyuratnya yang saat ini masih diurus,” ujar Julianto.

Pihaknya bersama dengan Dinas Koperasi Perindakop UKM terus berupaya untuk dapat menyiapkan lahan sebanyak mungkin sehingga pembangunan dapat berjalan dengan sesuai dengan harapan.

Pemda Kaur sudah menyediakan lahan sebanyak 41, beberapa diantaranya sudah dibangun. “Pemkab Kaur sudah memberikan bantuan salah satunya menyedikan 41 titik lahan yang beberapa diantaranya sudah dibangun,” tutupnya.