Jakarta – Penyelidikan terhadap kasus teror kepala babi dan bangkai tikus yang dikirimkan ke kantor media Tempo. Kabareskrim Polri, Komjen Pol. Wahyu Widada, menegaskan bahwa pihaknya sedang mengusut kasus tersebut dan meminta dukungan dari masyarakat.
Penyelidikan ini dilakukan atas instruksi langsung Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas kasus tersebut. Dalam penyelidikan ini, polisi telah memeriksa beberapa saksi dan mengumpulkan bukti-bukti yang terkait dengan kasus tersebut. Polisi juga telah meminta bantuan dari masyarakat untuk memberikan informasi yang terkait dengan kasus tersebut.
Kabareskrim Polri, Komjen Pol. Wahyu Widada, mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan penyelidikan yang transparan dan profesional. “Kita akan melakukan penyelidikan yang transparan dan profesional, dan kita akan memastikan bahwa pelaku kasus tersebut akan dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujar Kabareskrim.
“Kami berharap dapat menyelesaikan kasus ini dengan cepat dan efektif,” pungkasnya.
Sebelumnya, Pada 19 Maret 2025, kantor redaksi Tempo menerima paket berisi kepala babi tanpa telinga. Paket tersebut dikirim oleh kurir yang memakai atribut aplikasi pengiriman barang. Paket itu ditujukan untuk Francisca Christy Rosana, wartawan desk politik dan host siniar Bocor Alus Politik. (Jk)