Layanan Disdukcapil Rejang Lebong Terganggu Akibat Pemeliharaan Sistem Pusat

Kepala Disdukcapil Kabupaten Rejang Lebong, Rosita SH (foto; dok)

Rejang Lebong – Layanan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Rejang Lebong mengalami gangguan sementara akibat adanya pemeliharaan dan pemeriksaan sistem di Data Center Kalibata.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Rejang Lebong, Rosita menyampaikan bahwa pemeliharaan tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas sistem pasca terjadinya kendala kelistrikan di pusat data nasional. Dampaknya, seluruh layanan yang terhubung dengan sistem pusat untuk sementara waktu tidak dapat dioperasikan.

“Sehubungan dengan adanya pemeliharaan dan pemeriksaan sistem di Data Center Kalibata akibat kendala kelistrikan, seluruh layanan administrasi kependudukan yang terhubung dengan sistem pusat untuk sementara waktu tidak dapat dioperasikan,” ujar Rosita

Ia menjelaskan, penghentian layanan ini mencakup Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Terpusat, pelayanan perekaman dan pencetakan dokumen kependudukan, pemanfaatan data, Identitas Kependudukan Digital (IKD), serta layanan lainnya yang terintegrasi dengan pusat.

Pemeliharaan sistem dijadwalkan berlangsung selama dua hari. Pada Rabu, 7 Januari 2026, pemeliharaan dilaksanakan mulai pukul 16.00 WIB hingga 05.00 WIB, sedangkan pada Kamis, 8 Januari 2026, pemeriksaan lanjutan dilakukan pada pukul 18.00 WIB hingga 05.00 WIB.

“Penghentian layanan ini bersifat sementara dan dilaksanakan secara bertahap selama dua hari sesuai jadwal pemeliharaan dari pusat,” jelasnya.

Disdukcapil Kabupaten Rejang Lebong menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas terganggunya pelayanan penerbitan dokumen kependudukan, seperti Kartu Keluarga, surat pindah, akta kelahiran, akta kematian, serta akta perkawinan.

“Kami memohon maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Rejang Lebong atas ketidaknyamanan yang terjadi. Setelah pemeliharaan sistem selesai dan jaringan kembali normal, pelayanan akan kembali seperti biasa,” pungkasnya. (Jk)