Komisi III DPRD Rejang Lebong Temukan Tumpukan Sampah Saat Sidak

Anggota DPRD Kabupaten Rejang Lebong Komisi III, Surya, ST, (foto; joko/nuansabengkulu.com)

REJANG LEBONG – Anggota DPRD Kabupaten Rejang Lebong Komisi III melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap pembangunan jalan dari Simpang Empat Talang Rimbo hingga Simpang Tiga Sukaraja. Sidak ini tidak hanya menyoroti kondisi pembangunan jalan, tetapi juga persoalan kebersihan lingkungan di sepanjang ruas tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, Komisi III menemukan tumpukan sampah yang dibuang tidak pada tempatnya. Bahkan, sejumlah sampah terlihat memenuhi saluran drainase atau siring di pinggir jalan, sehingga berpotensi menghambat aliran air.

Anggota DPRD Kabupaten Rejang Lebong Komisi III, Surya, ST, menyampaikan keprihatinannya atas kondisi tersebut. Ia mengimbau para pedagang dan masyarakat sekitar agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.

“Kami mengimbau kepada para pedagang agar membuang sampah pada tempatnya. Kebersihan ini tanggung jawab kita bersama. Apalagi saat ini Kota Curup kerap terjadi kebanjiran, salah satu penyebabnya adalah saluran air yang tersumbat sampah,” ujar Surya, Selasa (27/01/2026)

Menurutnya, keberadaan sampah di dalam siring dapat memperparah genangan air saat hujan turun, sehingga berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat dan pengguna jalan.

Selain kepada pedagang, Surya juga meminta Satgas Pasar Atas Curup untuk lebih aktif dalam melakukan pengawasan dan pembinaan di lapangan.

“Kami harapkan Satgas Pasar Atas Curup dapat bekerja sama, memberikan arahan, serta mengingatkan para pedagang agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran drainase,” tegasnya.

Komisi III DPRD Rejang Lebong menilai, penataan kebersihan lingkungan harus berjalan seiring dengan pembangunan infrastruktur. Jalan yang baik tanpa didukung lingkungan yang bersih dinilai tidak akan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Ke depan, DPRD berharap adanya sinergi antara pedagang, masyarakat, dan pemerintah daerah agar kebersihan kawasan pasar dan jalan utama di Kota Curup dapat terjaga, sekaligus meminimalisir risiko banjir yang kerap terjadi saat musim hujan. (Jk)