Menuju Layanan Kesehatan Unggul, RSUD Curup Benahi SDM dan Fasilitas

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Curup, drg. Asep Setia Budiman (foto; joko/nuansabengkulu.com)

Rejang Lebong – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Curup terus berbenah guna memperkuat posisinya sebagai rumah sakit rujukan regional di Provinsi Bengkulu. Penguatan kapasitas ini dilakukan melalui penambahan tenaga dokter spesialis serta penyiapan sarana pendukung untuk alat kesehatan (alkes) mutakhir bantuan dari Kementerian Kesehatan.

Sebagai Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL), RSUD Curup tidak hanya melayani pasien dari dalam Kabupaten Rejang Lebong, tetapi juga menjadi rujukan bagi pasien dari puskesmas di kabupaten-kabupaten tetangga.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Curup, drg. Asep Setia Budiman, menjelaskan bahwa sebagai rumah sakit rujukan, pihaknya wajib memenuhi standar pelayanan spesialistik yang mumpuni, baik dari sisi sumber daya manusia (SDM) maupun ketersediaan fasilitas.

“Rumah sakit umum ini merupakan rujukan regional yang menerima pasien dari puskesmas di kabupaten kita sendiri maupun kabupaten tetangga sekitarnya. Maka, pelayanan harus disiapkan dari berbagai faktor, baik sarana maupun SDM-nya,” ujarnya, Selasa (03/03/2026)

Langkah konkret yang telah diambil manajemen adalah pemenuhan tenaga medis ahli. Saat ini, RSUD Curup telah menambah tiga dokter spesialis baru, yakni dokter spesialis THT (Telinga, Hidung, dan Tenggorokan), spesialis mata, serta spesialis patologi anatomi. Penambahan ini diharapkan mampu memperluas cakupan layanan dan mengurangi kebutuhan rujukan pasien ke luar daerah.

Selain penguatan SDM, RSUD Rejang Lebong juga tengah bersiap menyambut bantuan alkes canggih dari Kementerian Kesehatan. Bantuan tersebut mencakup pengadaan unit CT Scan, Cathlab (laboratorium kateterisasi jantung), serta mamografi lengkap dengan bangunan pendukungnya.

Meski pengadaan ini telah direncanakan sejak tahun lalu, prosesnya masih berjalan. Pihak rumah sakit saat ini sedang melengkapi berbagai persyaratan teknis serta sarana prasarana agar alat-alat tersebut dapat segera dikirim dan dioperasikan.

“Ini adalah program kementerian untuk membantu rumah sakit yang membutuhkan. Saat ini masih berproses karena ada beberapa hal yang harus dilengkapi. Pemerintah pusat akan membantu hingga sarana-prasarana siap, baru kemudian alatnya didatangkan,” jelas Asep.

Kehadiran unit Cathlab dan CT Scan nantinya diproyeksikan akan meningkatkan standar pelayanan RSUD Curup secara signifikan, khususnya dalam penanganan penyakit jantung serta layanan diagnostik tingkat lanjut di wilayah rujukan regional tersebut.

“Dengan penguatan SDM dan fasilitas ini, RSUD Curup diharapkan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, tepat, dan komprehensif bagi masyarakat,” tutupnya. (Jk)