BINTUHAN – Bupati Kabupaten Kaur, Gusril Pausi, S.Sos., M.AP., secara resmi menyambut kedatangan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata – Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN‑PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM). Penyambutan berlangsung di ruang kerja Bupati, Senin (22 Juni 2026).
Para mahasiswa akan melaksanakan pengabdian masyarakat selama sekitar 50 hari, terhitung mulai 20 Juni hingga diperkirakan berakhir 8 Agustus 2026. Kegiatan dipusatkan di dua wilayah, yaitu Desa Pasar Lama dan Kelurahan Bandar, Kecamatan Kaur Selatan.
Dr. Ibrahim Rahmat, S.Kp., S.Pd., M.Kes., selaku Dosen Pembimbing Lapangan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Kaur dan UGM, sekaligus wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di bidang pengabdian. Ia menambahkan bahwa sebenarnya telah berharap melaksanakan program serupa di Kaur sejak tahun 2025, namun penugasan universitas saat itu mengarah ke Kabupaten Bengkulu Utara. Tahun ini permohonan kembali diajukan dan disetujui. Sebagai warga asli daerah ini, ia merasa memiliki tanggung jawab khusus untuk ikut memajukan kampung halaman.
Pada tahap awal, tim melakukan pengamatan dan pemetaan potensi setempat. Mahasiswa membawa beragam keilmuan mulai dari kesehatan hingga teknologi tepat guna, namun seluruh rencana kegiatan akan disesuaikan dengan kebutuhan riil masyarakat. “Kami berharap diterima seperti keluarga, dan manfaat yang dibawa dapat berlanjut meski program selesai,” ujar Ibrahim.
Sementara itu, Bupati Gusril menekankan agar kegiatan ini tidak sekadar formalitas akademik. “Kehadiran mahasiswa harus membawa dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya. Ia menitipkan misi utama: mendukung upaya pemerintah mewujudkan Kaur bersih dan bebas sampah, melalui edukasi, sosialisasi, maupun inovasi pengelolaan lingkungan.
Selain isu lingkungan, Bupati juga mengajak mahasiswa menggali dan mengembangkan dua potensi unggulan daerah, yaitu sektor perikanan dan pariwisata, serta menerapkan langsung ilmu kesehatan dan bidang lain yang dikuasai demi meningkatkan kualitas hidup warga.
Melalui kerja sama tiga pihak – mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat – diharapkan lahir program yang berkelanjutan dan turut mempercepat kemajuan wilayah Kecamatan Kaur Selatan serta Kabupaten Kaur secara keseluruhan.






