Lantik Sekda Baru, Bupati Kepahiang: Jangan Mentang-Mentang Dekat Penguasa Bisa Seenaknya!

Bupati Kepahiang, H. Zurdi Nata, S.IP., resmi melantik dan mengambil sumpah janji pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepahiang (foto: rolly/nuansabengkulu.com)

KEPAHIANG – Bupati Kepahiang, H. Zurdi Nata, S.IP., resmi melantik dan mengambil sumpah janji pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepahiang, Minggu (25/10/2026), pukul 14.00 WIB.

Salah satu pejabat yang dilantik dalam kesempatan tersebut adalah Dr. Hartono, S.Pd., S.H., M.Pd., M.H., yang dipercaya menduduki jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepahiang. Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari hasil evaluasi kinerja yang sebelumnya dilakukan oleh tim independen.

Selain melantik Sekda, Bupati Zurdi Nata juga melantik M. Salihin, M.Si., dari jabatan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperida) Kabupaten Kepahiang, beserta jajaran terkait.

Perubahan nomenklatur organisasi tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 7 Tahun 2023 dan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Kepahiang.

Dalam sambutannya, Bupati Zurdi Nata menegaskan bahwa pelantikan jabatan bukan sekadar pergantian posisi atau peningkatan karier, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan komitmen terhadap kepentingan masyarakat.

Ia meminta seluruh pejabat, baik yang dilantik maupun yang tidak mengalami perubahan jabatan, untuk kembali meluruskan niat dalam menjalankan tugas pemerintahan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Di samping itu juga, peningkatan kinerja harus menjadi prioritas pejabat, baik yang dilantik maupun yang tidak dilantik,” ujar Zurdi Nata.

Tak hanya menekankan peningkatan kinerja, Bupati Zurdi Nata juga menyampaikan peringatan tegas mengenai tiga hal yang menurutnya dapat mengubah perilaku seorang pejabat, yakni kekuasaan, harta, dan kedekatan dengan penguasa.

Jabatan dan kekuasaan tidak boleh membuat seseorang merasa lebih tinggi dari orang lain hingga melupakan tanggung jawabnya kepada masyarakat.
“Jangan merasa berkuasa sehingga lupa bahwa kekuasaan hanyalah sementara. Begitu juga dengan harta, ini yang sering membuat kita terjerumus,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar kedekatan dengan pejabat atau pemegang kekuasaan tidak dijadikan alasan untuk bertindak semena-mena maupun mengabaikan aturan yang berlaku.
“Kemudian, dekat dengan penguasa. Jangan mentang-mentang dekat dengan pejabat kita bisa seenaknya. Jadi, hati-hatilah dengan tiga hal tersebut,” tambahnya.

Peringatan tersebut menjadi pesan penting bagi seluruh jajaran pemerintah daerah agar tetap menjaga integritas, tidak menyalahgunakan kewenangan, serta tidak menjadikan jabatan dan kedekatan dengan kekuasaan sebagai alat untuk memperoleh keuntungan pribadi.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Zurdi Nata menyampaikan ucapan selamat dan semangat kepada para pejabat yang baru dilantik. Ia berharap kepercayaan yang diberikan dapat dijawab melalui kinerja nyata dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Kepahiang.

“Saya ucapkan semangat bekerja, dedikasikan diri untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat,” pungkasnya.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Kepahiang, Ir. H. Abdul Hafizh, M.Si., Ketua DPRD Kepahiang Gregory Dayefiandro, S.E., M.Sc., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta Ketua TP-PKK Kabupaten Kepahiang, Emi Nurhayati. (RL)