Desa Batu Dewa Wakili Rejang Lebong di Ajang Peacemaker Justice Award 2025

Kepala Desa Batu Dewa Kecamatan Curup Utara Kabupaten Rejang Lebong, Putra Jaya bersama Kepala Kanwil Provinsi Bengkulu (foto; joko/nuansabengkulu.com)

Rejang Lebong – Desa Batu Dewa menjadi salah satu dari 130 desa di Indonesia yang lolos ke ajang Peacemaker Justice Award (PJA) 2025, sebuah penghargaan nasional yang digelar oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Desa Batu Dewa, Putra Jaya, pada Rabu (19/11/2025).

Putra Jaya menjelaskan bahwa program yang menjadi bagian dari penilaian PJA berada di bawah binaan Kantor Wilayah Kemenkumham. Di Kabupaten Rejang Lebong sendiri, hanya beberapa desa yang ditunjuk untuk mengikuti program tersebut, dan Desa Batu Dewa berhasil melaju hingga tingkat nasional.

“Alhamdulillah, dari sekian banyak desa dan kelurahan di Kabupaten Rejang Lebong, Desa Batu Dewa berhasil masuk dalam 130 besar pada ajang PJA. Kami mewakili kabupaten untuk mengikuti Peacemaker Restorative Award,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan PJA 2025 sempat tertunda akibat aksi demonstrasi di Jakarta. Kegiatan yang seharusnya digelar pada September kini dijadwalkan ulang dan akan dilaksanakan pada 24 November ini.

“Kami kembali mendapat undangan dari Kemenkumham. Dari 130 peserta se-Indonesia, nanti akan diseleksi lagi menjadi 10 besar, kemudian tiga besar, dan akhirnya satu terbaik. Tujuan program pemerintah ini adalah agar permasalahan di masyarakat dapat diselesaikan di tingkat desa secara damai,” ungkapnya.

Putra Jaya berharap Desa Batu Dewa dapat meraih prestasi terbaik. “Kami mohon dukungan dan doanya, semoga Desa Batu Dewa bisa masuk 10 besar,” tambahnya.

Peacemaker Justice Award 2025 (PJA 2025) merupakan ajang penghargaan nasional yang bertujuan meningkatkan kapasitas kepala desa dan lurah sebagai Non-Litigation Peacemaker (NLP) serta memperkuat keberadaan Pos Bantuan Hukum (Posbakum) di masyarakat. Ajang ini juga dilengkapi dengan Peacemaker Training, yaitu pelatihan untuk meningkatkan kemampuan perangkat desa dalam memberikan layanan hukum dan membangun penyelesaian sengketa non-litigasi berbasis komunitas.

Desa Batu Dewa menjadi satu-satunya desa dari Kabupaten Rejang Lebong yang berhasil melangkah ke tingkat nasional, membawa harapan besar untuk mengharumkan nama daerah melalui inovasi penyelesaian konflik berbasis desa. (Jk)