Dukung Zero Halinar, 299 Warga Binaan Lapas Curup Jalani Tes Urine

Dukung Zero Halinar, 299 Warga Binaan Lapas Curup Jalani Tes Urine (foto; dok)

Rejang Lebong – Dalam mendukung program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta implementasi komitmen Zero Halinar (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup terus menunjukkan komitmen kuat menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas.
Salah satu langkah konkret yang dilakukan yakni pelaksanaan tes urine massal terhadap 299 warga binaan dan tahanan kasus narkotika, yang digelar pada Sabtu (01/10) di lingkungan Lapas Curup.

Kegiatan tes urine ini dilaksanakan oleh petugas kesehatan Lapas Curup dengan pengawasan ketat dari petugas pengamanan, serta melibatkan Aparat Penegak Hukum (APH) terkait, di antaranya Anggota Polsek Selupu Rejang dan Anggota Koramil 05/Curup. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, transparan, dan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

Kepala Lapas Kelas IIA Curup, David Rosehan, menegaskan bahwa tes urine massal tersebut merupakan langkah strategis dalam menjaga integritas lembaga, memperkuat pengawasan internal, serta memastikan lingkungan pemasyarakatan tetap aman, bersih, dan bebas dari narkoba.

“Pelaksanaan tes urine terhadap seluruh warga binaan kasus narkotika ini menunjukkan keseriusan kami dalam menciptakan Lapas Curup yang benar-benar bersih dari narkoba. Tidak ada toleransi terhadap penyalahgunaan narkotika, baik bagi warga binaan maupun petugas,” tegas David Rosehan.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap ratusan warga binaan tersebut, seluruh peserta tes dinyatakan negatif dari penggunaan narkoba. Hasil ini menjadi indikator positif atas upaya pembinaan dan pengawasan yang selama ini diterapkan di Lapas Curup.

Pihak Lapas Curup menegaskan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dalam mendukung program pemerintah serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan. (Jk)