Rejang Lebong – Penyelenggaraan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al-Jabbar menjadi bentuk nyata komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup dalam memenuhi hak pendidikan warga binaan sekaligus mendukung pembinaan yang berkesinambungan.
Hal tersebut disampaikan langsung Kepala Lapas Kelas IIA Curup, David Rosehan, saat pelaksanaan kegiatan pembelajaran PKBM Al-Jabbar Tahun Ajaran 2025/2026 yang berlangsung di Aula Lapas Kelas IIA Curup, Sabtu (24/01/2026).
“Melalui program PKBM, kami berupaya memberikan bekal pendidikan yang bermanfaat bagi warga binaan sebagai modal penting dalam proses reintegrasi sosial di masyarakat,” ujar David.
Kegiatan pembelajaran yang dimulai pukul 09.30 WIB ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui jalur pendidikan non-formal. Program ini dirancang untuk memberikan kesempatan belajar yang setara bagi warga binaan yang sebelumnya belum menyelesaikan pendidikan formal.
Dalam pelaksanaannya, Kalapas menyebutkan bahwa para peserta PKBM mengikuti proses belajar mengajar dengan tertib dan penuh antusias. Suasana kelas berlangsung kondusif, mencerminkan semangat warga binaan untuk terus memperbaiki diri serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pidana.
“Semangat belajar warga binaan ini menjadi indikator positif keberhasilan pembinaan di dalam lapas,” tambahnya.
Untuk diketahui, PKBM Al-Jabbar hadir sebagai sarana peningkatan kapasitas diri warga binaan, baik dari sisi pengetahuan, keterampilan, maupun kesempatan memperoleh ijazah yang setara dengan pendidikan formal. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri warga binaan serta membuka peluang yang lebih luas saat kembali ke tengah masyarakat. (Jk)






