Saluran Air Terputus, Sawah Kering dan Kolam Mati di Jalan Baru

Lurah Jalan Baru, Barlian Kenedy SE (foto: joko/nuansabengkulu.com)

Rejang Lebong – Jebolnya bendungan di wilayah Kelurahan Kepala Siring beberapa waktu lalu berdampak serius terhadap kehidupan warga di Kelurahan Jalan Baru. Akibat tidak adanya aliran air, berbagai aktivitas yang bergantung pada sumber air tersebut kini lumpuh total.

Air yang biasanya mengaliri kebutuhan sehari-hari warga kini terhenti. Sekitar dua hektar sawah milik warga menjadi kering dan gagal panen, sementara kolam ikan yang sebelumnya menjadi sumber penghasilan tambahan kini tidak bisa lagi dimanfaatkan. Tak hanya itu, bau busuk yang menyengat mulai tercium dari saluran-saluran air, memperparah kondisi lingkungan.

Parahnya lagi, banyak jamban milik warga yang masih langsung dibuang ke saluran drainase. Tanpa aliran air yang cukup, limbah-limbah ini tidak terbuang sempurna, sehingga menimbulkan pencemaran yang berimbas pada kesehatan warga.

Lurah Jalan Baru, Barlian Kenedy SE membenarkan kondisi tersebut. Ia mengungkapkan bahwa pihak kelurahan telah menerima banyak laporan keluhan dari warga terkait dampak jebolnya bendungan tersebut.

“Sudah banyak warga yang mengeluh. Ada yang mengalami gatal-gatal, diare, bahkan beberapa warga dilaporkan terkena muntaber,” ujarnya saat ditemui, Rabu (08/07).

Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak Kelurahan Jalan Baru telah menyurati pihak Kecamatan untuk segera mendapatkan penanganan. Surat tersebut juga telah ditembuskan ke Bupati Rejang Lebong, sebagai bentuk permohonan agar permasalahan ini bisa segera ditindaklanjuti.

“Kami berharap ada penanganan cepat dari instansi terkait, karena ini sudah menyangkut kebutuhan dasar warga dan kesehatan lingkungan,” tutup Lurah. (Jk)