Rejang Lebong – Program magang mahasiswa IAIN Curup di SDN 04 Curup meninggalkan kesan yang begitu mendalam bagi para peserta. Selama beberapa bulan, para mahasiswa ditempatkan sebagai guru kelas dan terlibat langsung dalam proses pembelajaran di kelas 2, 3, 4, dan 5. Pengalaman ini tidak hanya memberikan pemahaman baru tentang dunia pendidikan, tetapi juga membangkitkan rasa haru atas perjuangan para guru.
Salah satu mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) IAIN Curup, Indi, mengungkapkan bagaimana kegiatan magang tersebut membuka matanya terhadap realitas profesi guru.
“Dari sini kami belajar kalau jadi guru itu tidak mudah. Tidak semudah yang orang-orang pikirkan. Itu sangat-sangat sulit sekali, Pak. Memahami anak, memahami karakteristik tiap anak itu sangat susah,” ujar Indi dengan penuh haru, Sabtu (29/11/2025)
Ia menambahkan bahwa pengalaman tersebut membuatnya semakin menghargai peran seorang guru yang tidak hanya sekadar mengajar.
“Kami jadi tahu kalau guru itu bukan sekadar mengajar dengan rajin, tapi perjuangannya memang sangat-sangat banyak,” lanjutnya.
Selama pelaksanaan magang, para mahasiswa juga mengaku mendapatkan banyak dukungan dan arahan dari para guru di SDN 04 Curup. Bimbingan tersebut membantu mereka memahami dinamika mengajar sekaligus meningkatkan kemampuan pedagogik mereka.
Indi secara khusus menyebut salah satu guru pembimbing yang sangat berpengaruh dalam proses magang mereka.
“Yang paling berkesan itu Ibu Nunung. Beliau ngajar di kelas 2. Ibu Nunung itu sangat the best. Beliau sangat pengertian, penuh kesabaran, dan selalu membimbing kami dengan tulus,” ungkapnya.
“Menjadi anak magang ini tidak hanya memberikan pengalaman praktis, tetapi juga menumbuhkan empati dan rasa hormat yang lebih besar terhadap dunia pendidikan dan para pendidik yang bekerja dengan penuh dedikasi setiap hari,” tutupnya. (Jk)






