Rejang Lebong – SDN 04 Banyumas, Kecamatan Curup Tengah, Kabupaten Rejang Lebong, menyiapkan langkah strategis untuk mencegah terjadinya bullying dan bentuk kekerasan lainnya di lingkungan sekolah. Salah satu upaya utama yang akan diterapkan mulai tahun 2026 adalah pengoptimalan peran guru wali untuk seluruh siswa.
Kepala SDN 04 Banyumas Yanti Supriyanti menjelaskan bahwa program guru wali dirancang agar setiap guru memiliki tanggung jawab khusus dalam memantau kondisi siswa secara lebih dekat dan mendalam. Rencana ini sekaligus menjawab kebutuhan sekolah untuk memetakan latar belakang peserta didik, khususnya terkait kondisi keluarga dan tempat tinggal.
“Kedepannya untuk mengondisikan sekolah supaya tidak terjadi bullying dan sebagainya, kami akan mengoptimalkan tugas guru wali. Setiap personel guru akan mendapatkan jatah siswa sesuai pembagian yang ditetapkan,” ujar Kepala Sekolah.
Pembagian tersebut dilakukan berdasarkan jumlah siswa dan guru yang tersedia. Misalnya, jika terdapat 600 siswa dan 30 guru, maka setiap guru wali akan membina sekitar 20 siswa. Dengan sistem ini, sekolah berharap pemantauan terhadap siswa dapat dilakukan lebih efektif.
Guru wali tidak terbatas pada guru kelas saja, tetapi semua guru di sekolah dapat ditunjuk. Mereka bertanggung jawab mengetahui kondisi siswa binaannya, mulai dari situasi keluarga, alamat tempat tinggal hingga latar belakang orang tua. Informasi tersebut penting untuk membantu sekolah mengidentifikasi siswa yang membutuhkan perhatian atau bantuan khusus, termasuk siswa dari keluarga kurang mampu.
Selain itu, setiap guru wali diwajibkan melakukan home visit atau kunjungan ke rumah siswa. Langkah ini bertujuan mempererat hubungan emosional antara guru, siswa, dan orang tua, serta memastikan guru memahami kondisi kehidupan anak secara langsung.
“Dengan adanya guru wali, mereka dapat lebih mengetahui kondisi siswa sehingga pembelajaran di kelas dapat dioptimalkan. Kunjungan ke rumah juga membantu menciptakan hubungan emosional yang baik,” tambahnya.
“Kami berharap program guru wali ini mampu memperkuat pengawasan terhadap siswa, mencegah tindakan bullying, serta memudahkan sekolah dalam mengambil langkah cepat apabila ditemukan permasalahan pada peserta didik,” tutup Kepala Sekolah. (Jk)






