Kepahiang – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pekalongan dipastikan dalam kondisi aman. Pihak SPBU bahkan telah melakukan penambahan stok guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat selama momen Lebaran.
Ketua Regu Sub 1 SPBU Pekalongan, Sumardi, menyampaikan bahwa saat ini stok Pertalite yang tersedia mencapai 16 ton. Untuk menghadapi peningkatan konsumsi, pihaknya mendapatkan tambahan pasokan sebanyak 8 ton.
“Penambahan ini dilakukan karena kebutuhan masyarakat biasanya meningkat signifikan saat menjelang dan selama perayaan Idul Fitri, terutama untuk mobilitas mudik dan aktivitas silaturahmi,” ujar Sumardi, Rabu (18/03/2026)
Ia menjelaskan, peningkatan konsumsi BBM umumnya terjadi pada kendaraan roda dua maupun roda empat, seiring tingginya aktivitas perjalanan masyarakat. Oleh karena itu, pihak SPBU telah melakukan langkah antisipatif agar tidak terjadi kelangkaan.
Sumardi menegaskan, dengan total stok yang tersedia saat ini, kebutuhan masyarakat selama Lebaran dipastikan dapat terpenuhi dengan baik. Ia juga memastikan distribusi berjalan lancar tanpa kendala berarti.
“Untuk stok bahan bakar selama Lebaran, kami pastikan aman. Masyarakat tidak perlu khawatir kehabisan,” tegasnya.
Terkait pelayanan pada hari raya, operasional SPBU tetap berjalan seperti biasa. Namun, pada hari pertama Idul Fitri, pelayanan akan dimulai setelah pelaksanaan Salat Id.
“Kami tetap melayani masyarakat seperti hari biasa, hanya saja pada hari H Lebaran, pelayanan dibuka setelah Salat Id,” jelasnya.
Pihak SPBU juga mengimbau masyarakat agar tetap bijak dalam membeli BBM dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Dengan manajemen stok yang telah disiapkan, kebutuhan bahan bakar untuk kendaraan dipastikan mencukupi hingga pasca Lebaran. (Jk)






