REJANG LEBONG – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Rejang Lebong memastikan belum membuka kerja sama baru dengan media massa pada tahun 2026. Hal ini disebabkan keterbatasan anggaran publikasi yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).
Kepala Dinas Kominfo melalui Kabid Informasi dan Komunikasi Publik (IKP), Yeyen Apriliani, menyampaikan bahwa pada awal tahun 2026, anggaran publikasi media massa sebesar Rp245 juta.
“Kalau di dalam DPA itu, dari awal tahun ini anggaran publikasi media massa sebesar Rp245 juta,” ujar Yeyen, Kamis (02/04/2026) di ruangannya.
Ia menjelaskan, saat ini jumlah media yang telah bekerja sama dengan Kominfo Rejang Lebong mencapai 67 media. Namun, untuk sementara pihaknya belum membuka peluang kerja sama baru.
“Untuk kerja sama tahun ini masih 67 media. Kita belum membuka kerja sama baru di Kominfo,” jelasnya.
Meski demikian, Yeyen menyebutkan bahwa terdapat sejumlah media yang sebelumnya telah mengajukan kerja sama pada tahun 2025. Beberapa di antaranya kemungkinan akan diproses lebih lanjut melalui tahap verifikasi.
“Ada yang tahun 2025 kemarin sudah memasukkan pengajuan, mungkin itu yang akan kita verifikasi kembali,” tambahnya.
Ia menegaskan, keputusan untuk tidak membuka kerja sama baru tahun ini juga mempertimbangkan kondisi anggaran yang mengalami efisiensi.
“Untuk dibuka baru tahun ini kemungkinan tidak, mengingat anggaran kita yang terbatas karena efisiensi,” pungkasnya. (Jk)






