Kota Manna – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan memastikan pekerjaan perbaikan dan peningkatan infrastruktur jalan di kawasan Kota Manna telah rampung. Untuk mengecek hasil akhir proyek, H. Rifai Tajuddin bersama Kepala Dinas PUPR Bengkulu Selatan, Iwan Dermawan, ST, serta pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Bengkulu turun langsung ke lapangan, (9/6/26).
Peninjauan dilakukan pada ruas Jalan Letnan Tukiran hingga Jalan Raja Khalifah serta Jalan Veteran. Kedua proyek tersebut merupakan bagian dari program peningkatan kualitas jalan yang didanai melalui skema Instruksi Presiden (Inpres) Preservasi.
Untuk ruas Jalan Letnan Tukiran, proyek mencakup perbaikan dan pelebaran sepanjang 1,7 kilometer hingga ke Jalan Raja Khalifah. Ke depan, ruas ini direncanakan berkembang menjadi jalan dua jalur guna mendukung peningkatan mobilitas di kawasan perkotaan.
Sementara itu, Jalan Veteran menjadi salah satu prioritas karena perannya sebagai jalur strategis yang menunjang aktivitas masyarakat. Ruas ini membentang dari simpang depan Pos Lantas Kutau di Kelurahan Kota Medan hingga simpang samping Mapolres Bengkulu Selatan.
Bupati Bengkulu Selatan,
H. Rifai Tajuddin
, menyampaikan bahwa secara umum pekerjaan fisik kedua ruas jalan tersebut telah selesai dan sudah diterima oleh pemerintah daerah, meski masih terdapat tahap penyelesaian akhir.
“Pengerjaan proyek fisik jalan ini sudah selesai dan telah diterima pemerintah daerah, baik Jalan Letnan Tukiran maupun Jalan Veteran, walaupun masih dalam tahap finishing,” ujarnya saat peninjauan.
Menurutnya, proyek ini bertujuan meningkatkan kualitas dan kapasitas jalan sebagai akses vital yang memperkuat konektivitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di wilayah Bengkulu Selatan.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan proyek tidak terlepas dari dukungan pemerintah pusat melalui program Inpres Preservasi serta sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam mengusulkan program secara komprehensif.
Lebih lanjut, ia menilai program preservasi tidak hanya berfokus pada perbaikan jalan rusak, tetapi juga meningkatkan aspek keamanan, kenyamanan, dan kelancaran lalu lintas.
“Ke depan, upaya mendapatkan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat akan terus dilakukan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah,” pungkasnya. (Adv)






