Dinkes Rejang Lebong Soroti Dampak Cuaca Terhadap Kesehatan Warga

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Rejang Lebong, Asep Setia Budiman (foto; joko/nuansabengkulu.com)

Rejang Lebong – Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Kabupaten Rejang Lebong mengalami peningkatan seiring kondisi cuaca yang tidak menentu. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Rejang Lebong, Asep Setia Budiman, Kamis (30/04/2026).

Menurut Asep, gejala ISPA yang banyak dikeluhkan masyarakat di antaranya sakit tenggorokan, demam, batuk, dan pilek. Penyakit ini umumnya dipicu oleh virus, terutama saat daya tahan tubuh menurun akibat perubahan cuaca atau pancaroba.

“Kasusnya hampir merata, ini dipengaruhi kondisi cuaca dan imunitas tubuh yang menurun,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat guna mencegah penularan penyakit, seperti mengonsumsi makanan bergizi, memperbanyak asupan vitamin terutama vitamin C, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta mencukupi waktu istirahat minimal tujuh jam per hari.

Selain itu, masyarakat juga diminta mengurangi aktivitas di luar rumah pada malam hari dan menghindari kebiasaan begadang yang dapat menurunkan daya tahan tubuh.

Dinkes Rejang Lebong melalui puskesmas terus menggencarkan upaya pencegahan dengan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta pencegahan penyakit menular dan tidak menular. Penyuluhan dilakukan dengan melibatkan kader kesehatan dan memanfaatkan posyandu sebagai sarana penyampaian informasi.

Sementara itu, Kepala BLUD UPT Puskesmas Curup, dr. Rama Dianti, mengungkapkan bahwa tren penyakit yang ditangani dalam beberapa bulan terakhir mengalami perubahan.

“Awal tahun, pasien yang datang didominasi kasus ISPA seperti batuk dan pilek, kemungkinan karena pancaroba. Namun dua bulan terakhir, kasus yang paling banyak ditangani adalah hipertensi,” jelasnya.

Ia menambahkan, faktor cuaca, pola makan, serta daya tahan tubuh sangat memengaruhi kondisi kesehatan masyarakat. Untuk itu, masyarakat diimbau menjaga asupan makanan, memperbanyak minum air putih, serta mengonsumsi suplemen jika diperlukan.

“Jika sedang sakit, terutama batuk dan pilek, sebaiknya menggunakan masker agar tidak menularkan kepada orang lain. Dan jika ada keluhan, segera periksa ke puskesmas,” pungkasnya. (Jk)