Bengkulu – Evaluasi dan penilaian terhadap kinerja para guru dengan status Pegawai Tidak Tetap (PTT) serta tenaga kontrak lainnya di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Bengkulu sampai saat ini masih berlangsung.

Dikatakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Eri Yulian Hidayat, untuk evaluasi itu masing-masing sekolah sudah menyampaikan hasil penilaian kinerja dan keberadaan para PTT di tingkat sekolah di masing-masing daerah.

“Jadi paling lambat bulan Maret ini semua hasil evaluasinya diterima, nanti kita lihat untuk perpanjangan kontrak tahun 2021. Tenaga kontrak ini cukup banyak mencapai 3.000-an,” ungkap Eri Yulian Hidayat, Senin (1/3).

Kendati kontrak kerja mereka belum diperpanjang sampai akhir bulan Februari ini, namun untuk penggajian bagi tenaga pengajar dan tenaga kontrak lainnya yang kerjanya tidak putus, tetap digaji dari bulan Januari 2021. “Ya mereka digaji dari Januari karena mereka bekerja kan. Yang guru juga mengajar walaupun secara online,” tambahnya.

Evaluasi kinerja tersebut diperlukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya pengurangan guru akibat lulus CPNS, meninggal dunia atau sudah berhenti maupun beralih ke pekerjaan lain di luar lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu.

Walaupun secara jumlah belum diketahui secara pasti jumlah guru PTT maupunn tenaga kontrak lain yang akan diperpanjang kontrak kerjanya, namun dari sisi penganggaran, kemungkinan tidak ada perubahan dari tahun 2020 lalu. (ADV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here