Bengkulu – Seolah tak takut akan ancaman hukum yang ada, sepuluh orang debt collector dari salah satu leasing malah dengan arogannya melakukan penganiayaan terhadap seorang konsumennya yang bernama Hendri Farizal ( 44 ) PNS, warga Kecamatan Kota Manna Kabupaten Bengkulu Selatan ( BS ).

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno, S.Sos., M.H., ketika di Konfirmasi terkait laporan tersebut hari ini ( 09/04/21 ) membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari korban.

” Ya korban sudah melapor ke Polres Bengkulu dengan no laporan NOMOR : LP/B-418/IV/2021/SPKT/RES BKLTANGGAL 07 APRIL 2021. ” Ungkap Kabid Humas Polda Bengkulu.

Dijelaskan oleh Kabid Humas Polda Bengkulu, Tidak hanya hendri yang menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh sepuluh debt collector salah satu leasing tersebut melainkan teman dari hendri yang saat itu bersamanya yakni Dodi juga ikut menjadi korban dari keganasan debt collector leasing itu.

” Saat ini kami telah lakukan penyelidikan kesepuluh orang debt collector yang menganiaya 2 korban tersebut, mudah – mudahan dalam waktu dekat tertangkap. ” Jelas Kabid Humas Polda Bengkulu.

Dikatakan oleh Kabid Humas Polda Bengkulu, Penganiayaan yang dilakukan oleh sepuluh orang debt collector terhadap korban tersebut terjadi pada hari rabu 07 April 2021 Sekira Pukul 15.30 WIB di Parkiran karaoke ayu ting – ting yang berada dikawasan kelurahan Penurunan Kota Bengkulu.

” 10 orang ini mengaku dari leasing dan hendak menarik mobil yang sedang direntalnya, karena tidak mau menyerahkan korban yang saat itu bersama temannya langsung dipukuli. ” Kata Kabid Humas Polda Bengkulu.

Dari penganiayaan yang dilakukan oleh debt collector tersebut, korban mengalami luka dibibir, sakit dibagian dada, kaki dan kepala sakit, sedangkan korban dodi mengalami luka dibagian jari tengah sebelah kanan, pelipis kiri bengkak, dan kepala terasa saki.

” Kami himbau kepada pelaku penganiayaan untuk segera menyerahkan diri, karena identitasnya sudah kami kantongi. ” tegas Kabid Humas Polda Bengkulu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here