Ragam  

Kota Wajima Mulai Mengibarkan Koinobori

Kota Wajima Mulai Mengibarkan Koinobori. (foto: japaneses/nb)

Ada yang tahu apa itu koinobori? Nah, masyarakat Kota Wajima yang merupakan korban gempa dahsyat Semenanjung Noto, Prefektur pada saat Tahun Baru, mulai 18 April sudah mulai memasang koinobori.

Koinobori adalah adalah bendera berbentuk ikan koi yang dikibarkan di rumah-rumah di Jepang oleh orang tua yang memiliki anak laki-laki pada perayaan hari anak di Jepang. Biasanya koinobori akan digantung keatas seperti ikan mas yang sedang memanjat tebing air terjun. Koinobori biasanya dirayakan setiap tanggal 5 Mei.

Masyarakat Kota Wajima sengaja memasang bendera-bendera tersebut untuk menyambut Hari Anak dan sekaligus berdoa agar kota mereka segera pulih dan bangkit.

Rencananya mereka akan memasang Koinobori hingga 10 Mei dan berencana menggelar acara untuk Hari Anak.

Sekelompok orang dari Kota Wajima dan Kota Kanazawa bertemu di jalan Asaichi, Wajima, lokasi pasar pagi terkenal yang sebagian besar hancur akibat kebakaran karena gempa. Mereka memasang 10 koinobori warna-warni yang berkibar tertiup angin.

Ide di balik acara ini adalah untuk memberikan kesempatan bagi anak-anak yang mengungsi untuk berkumpul.

Mengutip NHK, salah satu penyelenggara, Somata Kosaku, berharap dekorasi tersebut dapat memberikan alasan bagi anak-anak untuk kembali tersenyum.

Sebagai informasi, Koinobori adalah hari libur nasional di Jepang. Hari Anak Nasional atau dalam Bahasa Jepang disebut dengan Kodomo No Hi. Perayaan ini dirayakan setiap tahun pada tanggal 5 Mei.

Hari tersebut merupakan bagian dari Golden Week, serangkaian hari libur di Jepang yang juga mencakup Showa Day, Constitution Memorial Day, dan Greenery Day.

Kodomo no Hi adalah hari untuk merayakan dan menghormati kebahagiaan dan kesejahteraan anak-anak di Jepang. Ini adalah saat dimana keluarga menghormati kepribadian anak-anak mereka dan mengungkapkan harapan dan impian untuk keberhasilan mereka di masa depan.

Meskipun awalnya merupakan perayaan untuk anak laki-laki, seiring berjalannya waktu perayaan ini telah berkembang untuk mencakup semua anak.

Dalam rangka merayakan Kodomo no Hi, masyarakat Jepang biasanya mempersiapkan diri dengan membuat koinobori sendiri, memasang hiasan-hiasan khusus di rumah, serta memasak makanan tradisional seperti chimaki, kashiwamochi, dan kashiwa-meshi.

Kodomo no Hi menandai momen penting dalam kehidupan anak-anak. Selama perayaan ini, rumah-rumah dihiasi dengan Koinobori, bendera angin berbentuk ikan mas atau ikan koi. (byg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *