Bukan Sekadar Baris-Berbaris, Gebyar Merah Putih Jadi Panggung Kreativitas Generasi Muda

Lomba baris-berbaris kreasi, variasi formasi dan gerakan dasar tingkat SMP, MTs, SMA, SMK dan MA sederajat se-Sumatera Bagian Selatan (foto; joko/nuansabengkulu.com)

REJANG LEBONG – Semarak Gebyar Merah Putih 2026 di Kabupaten Rejang Lebong semakin meriah. Kali ini, Lapangan Dwi Tunggal Curup menjadi pusat perhatian dengan digelarnya lomba baris-berbaris kreasi, variasi formasi dan gerakan dasar tingkat SMP, MTs, SMA, SMK dan MA sederajat se-Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), Selasa (3/11/2026).

Ajang yang memperebutkan total hadiah belasan juta rupiah, piagam penghargaan serta trofi tersebut diikuti sebanyak 21 pleton peserta. Masing-masing terdiri dari 10 pleton tingkat SMP dan 11 pleton tingkat SMA/SMK.

Menariknya, peserta tidak hanya berasal dari Kabupaten Rejang Lebong, tetapi juga Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, serta Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan. Kehadiran peserta lintas daerah ini semakin menambah semarak sekaligus meningkatkan gengsi kompetisi.

Lomba secara resmi dibuka oleh Asisten I Setdakab Rejang Lebong, Bobby Harpa Santana. Dalam sambutannya, Bobby menyampaikan bahwa lomba baris-berbaris kreasi dan variasi formasi merupakan salah satu dari 32 konten kegiatan Gebyar Semarak Merah Putih 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

Kegiatan ini menjadi istimewa karena merupakan pertama kalinya dilaksanakan di Provinsi Bengkulu. Selain menjadi wadah unjuk kemampuan dan kreativitas pelajar, perlombaan tersebut juga menjadi sarana menanamkan kedisiplinan, kekompakan, tanggung jawab serta semangat nasionalisme kepada generasi muda.

Bobby menegaskan, penyelenggaraan Gebyar Semarak Merah Putih merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendorong berbagai aktivitas positif sekaligus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan komunitas, pelaku UMKM, seniman, budayawan, generasi muda hingga seluruh lapisan masyarakat.

Ia berharap Gebyar Semarak Merah Putih tidak sekadar menjadi perayaan yang menghadirkan kemeriahan dan hiburan bagi masyarakat. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi energi positif untuk membangun Kabupaten Rejang Lebong yang semakin maju, produktif, berdaya saing, serta bahagia dan istimewa.

Dengan keikutsertaan 21 pleton dari berbagai daerah, lomba ini diharapkan menjadi ajang lahirnya generasi muda yang tidak hanya unggul dalam keterampilan baris-berbaris, tetapi juga memiliki karakter disiplin, jiwa kepemimpinan dan semangat persatuan. (Jk)