Bappeda Bahas Bersama Evaluasi SAKIP, Sekda Harapkan Nilai SAKIP Pemda Kaur Membaik

P3mda Kaur saat ikuti zoom meeting tentang SAKIP

Kaur, nuansabengkulu.com – Kepala Bappeda Suhadi, ST turut hadiri zoom meeting Pemerintahan Kabupaten Kaur Bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Republik Indonesia, Melakukan Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP), Disini Pemerintahan Kabupaten Kaur Menjelaskan Kelanjutan Progres Program kerja Kegiatan Seluruh Organisasi Pemerintahan Daerah Tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2023 Acara zoom Ini Dilaksanakan di Aula Lantai III Sekretariat Daerah Kabupaten Kaur. Selasa (26/09/2023).

Acara zoom meeting dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kaur Dr.Drs.Ersan Syahfiri M.M yang didampingi oleh Asisten I Drs. Sinaruddin, Asisten II Kastilon Sirad S.Sos, Asisten III H Ir. Herwan dan Seluruh Kepala OPD yang ada di wilayah pemerintahan Kabupaten Kaur. 

Kegiatan ini harus dilakukan dengan sangat rutin agar nantinya evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) bisa dianalisis yang mana ada kekurangan akan ditambahkan dan diperbaiki secepat mungkin lalu integrasi dari sistem perencanaan, sistem penganggaran dan sistem pelaporan kinerja yang selaras dengan pelaksanaan sistem akuntabilitas keuangan. Dalam hal ini, setiap organisasi diwajibkan mencatat dan melaporkan setiap penggunaan keuangan negara serta kesesuaiannya dengan ketentuan yang berlaku sedangkan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (LAKIP) merupakan produk akhir SAKIP yang menggambarkan kinerja yang dicapai oleh suatu instansi Pemerintah atas pelaksanaan program dan kegiatan yang dibiayai APBN/APBD. Jelas Narasumber zoom 

Lanjut” Dr.Drs.Ersan Syahfiri M.M menyambut zoom meeting dengan harapan yang sangat baik terkait tata kelola perusahaan Instansi Pemerintahan yang lebih baik lagi, maka dari pada itu dengan SAKIP inilah menjadi tuntunan kita bagaimana seluruh OPD betul betul memahami dokumen agar menjadi pedoman dalam penyusunan program dan kegiatan sehingga tidak lari dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang telah ditetapkan”. Ujar Ersan 

Adapun ouput yang telah disampaikan oleh beberapa OPD yang menjadi sampel kegiatan evaluasi ini tadi, maka yang harus diperhatikan adalah bagaimana melakukan perencanaan, bagaimana mengukur kinerja dan bagaimana melakukan evaluasi kinerja sehingga bisa dilihat pencapaian di akhir tahun nanti, mudah mudahan nanti dengan adanya evaluasi dari pihak PAN-RB nilai untuk Kabupaten Kaur naik menjadi B dan dengan adanya evaluasi yang dilakukan ini adalah bentuk keseriusan akuntabilitas Pemerintahan Daerah serta telah menunjukkan kinerja telah dilakukan secara baik jangan sampai pekerjaan sudah maksimal tetapi hasilnya tidak ada,” tutup Ersan. (ADV/er)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *