Pasti kalian tahu kan produk Pocky yang sangat terkenal dari Jepang? Nah, baru-baru ini, produsennya Gliko menarik massal produknya pada awal Desembar ini.
Penarikan massal ini dilakukan terhadap produk Pocky yang beredar bebas di Jepang setelah sejumlah besar penggemarnya ini mengajukan komplain terkait rasa yang aneh pada cemilan tersebut kepada Gliko belakangan ini.
Dikutip dari Soranews, sejak pertengahan Oktober lalu sejumlah besar pembeli Pocky di Jepang melaporkan bahwa adanya rasa yang salah pada cemilan manis yang biasa mereka makan ini.
Bukan karena camilan tersebut kedaluwarsa ataupun rasanya yang menjadi tengik atau busuk, komplain diajukan karena ada rasa “aneh” lainnya yang memengaruhi cita rasa manis dari Pocky.
Setelah menerima banyaknya keluhan tersebut, Glico kemudian melakukan investigasi internal.
Hasilnya, pihak Glico menemukan bahwa biji kakao untuk lapisan cokelat Pocky yang disimpan di gudang perusahaan logistik eksternal selama delapan bulan telah mengalami kontaminasi.
Masalah kontaminasi ini muncul ketika biji kakao tersebut disimpan berdekatan dengan rempah aromatik seperti cengkeh dan jinten.
Karena durasi penyimpanan yang cukup lama tersebut, aroma dari cengkeh dan jinten tersebut pun mengkontaminasi rasa dari biji kakao yang mereka simpan tersebut.
Saat diproses menjadi produk akhir, efek aroma tersebut ikut terbawa hingga mengubah rasa Pocky sehingga terasa tidak sesuai harapan konsumen.
Pihak Glico pun dalam pernyataan resminya mengakui bahwa kesalahan prosedur yang terjadi dalam produksi Pocky yang mereka kelola selama delapan bulan ini, membuat produk mereka terkontaminasi bau cengkeh.






