LUBUKLINGGAU – Dugaan tindak kekerasan yang diduga dilakukan oleh seorang oknum guru di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kota Lubuklinggau kembali menjadi perhatian publik. Sejumlah orang tua murid bersama anak-anak mereka mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Lubuklinggau untuk melaporkan dugaan tersebut secara resmi pada Rabu (15/7/2026)
Salah seorang paman korban berinisial S mengatakan dugaan kekerasan tersebut tidak hanya dialami oleh satu siswa, tetapi juga diduga menimpa sejumlah siswa lainnya. Menurutnya, tindakan yang diduga dilakukan oknum guru tersebut telah terjadi berulang kali.
Ia menegaskan, dugaan kekerasan terhadap anak tidak hanya berdampak pada kondisi mental korban, tetapi juga dapat memengaruhi semangat belajar siswa lain yang menyaksikan maupun mendengar peristiwa tersebut.
“Perbuatan ini tidak saja memengaruhi mental anak, tetapi juga bisa memengaruhi semangat belajar siswa, baik korban maupun siswa lainnya,” ujar paman korban, Kamis malam (16/07/2026)
Para orang tua berharap pihak kepolisian dapat menangani kasus tersebut secara profesional, objektif, dan mengedepankan perlindungan terhadap hak-hak anak sebagai korban sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.
Sementara itu, pihak kepolisian melakukan penyelidikan untuk mengumpulkan fakta-fakta dan memastikan duduk perkara yang sebenarnya. Mengingat kasus ini masih dalam tahap pelaporan, seluruh dugaan tersebut masih menunggu hasil penyelidikan dan pembuktian oleh pihak berwenang. (Rls)






